Madiun, 31/10/2026 – Dalam rangka memperkuat jejaring bursa kerja dan meningkatkan penempatan lulusan SMK, pengurus serta instansi terkait aktif mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Bursa Kerja Khusus (FBKK) SMK Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 30 hingga 31 Oktober 2026, bertempat di Hotel Merdeka Madiun. Acara ini menjadi wadah penting bagi para pengelola BKK SMK di Jawa Timur untuk menyelaraskan program kerja dalam menjembatani lulusan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Agenda hari pertama pembukaan rakor berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan prosesi pengukuhan pengurus baru serta sambutan dari Ketua FBKK SMK Provinsi Jawa Timur Periode 2026–2029, Bapak Dr. Mohammad Alfin Hilmi, MM., M.Pd. Dalam arahannya, beliau memaparkan Nawa Cita FBKK SMK Provinsi Jawa Timur yang berfokus pada optimalisasi peran BKK sebagai garda terdepan penyerapan tenaga kerja. Pembukaan kegiatan ini juga semakin istimewa dengan hadirnya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., yang memberikan sambutan serta arahan strategis terkait penguatan kualitas vokasi di Jawa Timur.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian berbagai materi bobot tinggi yang terstruktur secara padat sesuai susunan acara. Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mulai dari materi optimalisasi kebekerjaan ke Jepang, program Golden Ticket Universitas STEKOM, platform job portal, kebekerjaan bidang finance dan aviasi, hingga pemetaan bulan rekrutmen Jawa Timur tahun 2027. Selain itu, dibahas pula regulasi syarat terkini pendirian BKK serta sosialisasi aplikasi FBKK SMK Jawa Timur guna mendigitalisasi layanan penempatan kerja.
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi senam pagi bersama dilanjutkan materi bertema “SMK Go Global” oleh KP3MI serta evaluasi dan penutupan panitia. Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, diharapkan jaringan BKK SMKN 2 Turen semakin kuat, adaptif terhadap perkembangan teknologi pencarian kerja global, serta mampu terus meningkatkan persentase lulusan yang terserap di dunia industri maupun melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.